Tradisi Tepung Tawar ala Sultan Iskandar
kasihterbaru.online – Baru-baru ini, Sultan Iskandar dari Johor kembali menjadi sorotan publik. Hal ini terjadi setelah beliau melaksanakan tradisi Tepung Tawar kepada tokoh dermawan asal Indonesia, Willie Salim. Tradisi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan sarat makna dan merupakan bagian penting dari warisan budaya Melayu.
Dalam kunjungannya ke Malaysia, Willie Salim mendapat sambutan luar biasa. Salah satu bentuk penghormatan tertinggi yang ia terima adalah upacara Tepung Tawar yang dilakukan langsung oleh Sultan Iskandar. Dengan demikian, interaksi ini menjadi bukti bahwa hubungan baik antara tokoh dari dua negara serumpun tetap hangat dan harmonis.
Lebih lanjut, prosesi Tepung Tawar ini menggunakan air mawar, beras kunyit, dan bunga rampai, yang masing-masing memiliki arti simbolis. Sultan Iskandar secara langsung menepungtawari tangan Willie Salim, yang menandakan pemberian restu dan perlindungan. Sebagai catatan, prosesi ini dilakukan dengan sangat khidmat dan penuh makna.
“Baca Juga : Jadwal Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2025”
Menurut Sultan Iskandar, tradisi Tepung Tawar bukan hanya sekadar ritual. Sebaliknya, ini adalah manifestasi dari nilai spiritual dan doa yang tulus. Ia menambahkan bahwa mendoakan kebaikan bagi sesama adalah ajaran mulia yang harus terus dijaga, apalagi dalam konteks hubungan lintas budaya dan bangsa.
Di sisi lain, Willie Salim menyambut baik penghormatan tersebut. Ia merasa terharu dan terhormat bisa menjadi bagian dari tradisi yang begitu luhur. Menurutnya, pengalaman ini menjadi contoh nyata bahwa budaya mampu menyatukan, bukan memisahkan.
Dalam era globalisasi saat ini, pelestarian budaya seperti ini sangat penting.
Akhirnya, tradisi Tepung Tawar ini memberikan inspirasi tentang pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya. Tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai identitas yang membentuk jati diri masyarakat.
“Baca Juga : Harga BBM Terkini 1 April 2025 di Sumsel dan Sekitar”