kasihterbaru – Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian menjelang Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu tidak hanya membawa misi mempertahankan gelar juara dunia, tetapi juga mengejar catatan bersejarah milik Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia.
Dengan koleksi 13 gol, Messi hanya terpaut tiga gol dari rekor Klose yang mencetak 16 gol. Jika tampil tajam sejak fase grup, peluang Messi untuk menyamai bahkan melewati rekor tersebut tetap terbuka. Situasi ini membuat perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 memiliki nilai historis yang lebih besar.
Lionel Messi masih menjadi nama paling berpengaruh dalam skuad Argentina. Meski usianya tidak lagi muda, pengalaman, visi bermain, dan kepemimpinannya tetap sulit digantikan oleh pemain lain.
Pelatih Lionel Scaloni memahami bahwa kehadiran Messi memberi pengaruh besar bagi mental tim. Argentina tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis Messi, tetapi juga wibawa sang kapten dalam menjaga stabilitas permainan.
Messi juga memiliki rekam jejak luar biasa di turnamen ini. Ia memegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 26 pertandingan. Jika bermain di Piala Dunia 2026, ia berpeluang masuk dalam kelompok elite pemain pria yang tampil dalam enam edisi berbeda.
Baca Juga : “Panglima Izinkan Anggota TNI Turun Gunung Lawan Begal“
Miroslav Klose masih memegang rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia dengan 16 gol. Rekor itu menjadi standar tertinggi bagi para penyerang dunia.
Messi datang dengan 13 gol. Jarak tiga gol membuat target tersebut realistis, terutama jika Argentina mampu melaju jauh. Namun, misi ini tetap menuntut konsistensi tinggi karena tekanan Piala Dunia selalu berbeda dibanding turnamen lain.
Sebagai pemain dengan naluri mencetak gol dan kemampuan menciptakan peluang, Messi punya dua jalur untuk memberi dampak. Ia bisa mencetak gol langsung, sekaligus membuka ruang bagi Lautaro Martinez, Julian Alvarez, dan pemain ofensif Argentina lainnya.
Argentina memiliki kedalaman skuad yang dapat membantu Messi tampil lebih efektif. Di lini depan, Lautaro Martinez dan Julian Alvarez memberi variasi serangan melalui kecepatan, pressing, dan penyelesaian akhir.
Di lini tengah, kehadiran pemain seperti Enzo Fernandez dan Rodrigo de Paul memberi keseimbangan antara kreativitas dan kerja keras. Kombinasi ini penting agar Messi tidak harus selalu turun terlalu dalam untuk membangun serangan.
Sementara itu, Emiliano Martinez tetap menjadi figur penting di bawah mistar. Pengalaman dan mentalitasnya memberi rasa aman bagi lini belakang Argentina. Dengan fondasi kuat di semua sektor, Argentina memiliki modal besar untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Status juara bertahan membuat Argentina datang dengan tekanan besar. Setiap lawan tentu akan memiliki motivasi tambahan saat menghadapi tim Tango.
Namun, Argentina juga memiliki keuntungan psikologis. Gelar 2022 membuktikan bahwa tim ini mampu menang dalam situasi paling menegangkan. Pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting saat menghadapi fase gugur.
Bagi Messi, Piala Dunia 2026 dapat menjadi panggung terakhir untuk menutup warisan karier internasionalnya. Karena itu, setiap pertandingan akan memiliki makna besar, baik bagi dirinya maupun bagi pendukung Argentina.
Secara statistik, Messi sudah berada dalam daftar pemain paling berpengaruh di sejarah Piala Dunia. Selain jumlah gol, ia juga dikenal sebagai pemain yang konsisten menciptakan peluang, mengatur tempo, dan menentukan hasil pertandingan besar.
Catatan 13 gol membuatnya berada sangat dekat dengan Klose. Jika mampu mencetak empat gol di turnamen ini, Messi akan melewati rekor tersebut dan menambah babak baru dalam sejarah sepak bola dunia.
Rekor ini tidak hanya soal jumlah gol. Bagi Messi, pencapaian tersebut akan mempertegas statusnya sebagai pemain yang mampu menjaga level performa selama lebih dari dua dekade.
Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi turnamen paling emosional dalam perjalanan Lionel Messi bersama Argentina. Ia datang bukan sekadar sebagai kapten, tetapi juga sebagai pemain yang masih memburu sejarah.
Misi meruntuhkan rekor Miroslav Klose akan menjadi salah satu narasi terbesar sepanjang turnamen. Jika Argentina tampil konsisten dan Messi mampu menjaga ketajamannya, dunia sepak bola bisa menyaksikan lahirnya rekor baru.
Bagi Argentina, mempertahankan gelar tetap menjadi tujuan utama. Namun, bagi Messi, Piala Dunia 2026 juga bisa menjadi kesempatan terakhir untuk menutup karier internasional dengan capaian yang sulit ditandingi.