Yusaku
kasihterbaru.online – Bek tengah PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera, menyatakan harapannya masuk dalam jajaran sebelas pemain terbaik Liga 1 musim ini. Pemain asal Jepang ini menjadi andalan di lini pertahanan PSIM, yang baru promosi ke kasta tertinggi setelah juara Liga 2 musim lalu.
Yamadera telah tampil sebanyak 13 kali di Super League, membantu Laskar Mataram berada di posisi keenam dengan koleksi 24 poin. “Pertama-tama saya ingin PSIM tetap bertahan di Liga 1. Setelah itu, target pribadi saya adalah masuk 11 pemain terbaik,” ujar Yusaku, dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
Baca juga: “Newcastle Bangkit dan Menang 3-1 atas Burnley”
Yusaku menunda rencana pulang ke Jepang di awal Januari karena PSIM harus menghadapi laga penting melawan Semen Padang, Minggu (4/1) pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung Bantul. Pelatih Jean-Paul van Gastel menekankan misi tiga poin, apalagi PSIM belum pernah menang dalam tiga laga terakhir.
“Biasanya pergantian tahun adalah perayaan penting bagi umat Buddha di Jepang. Saya ingin bersama keluarga, tapi kami memiliki jadwal padat,” kata Yamadera. Untuk mengatasi kerinduan, ia memanfaatkan panggilan video untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga.
Bek 28 tahun ini mengaku bersyukur atas pencapaian selama 2025. Februari lalu, ia meraih gelar juara Liga 2 bersama PSIM dan kini mendapatkan pengalaman bermain di Liga 1 Indonesia. Yamadera menyebut kesempatan bermain bersama pemain asing memberikan wawasan dan pengalaman budaya yang berharga.
“Saya senang karena bisa bermain di Liga 1 untuk pertama kalinya. Selain itu, interaksi dengan sepuluh pemain asing di tim menambah pengalaman berharga,” tambahnya.
Yusaku menegaskan bahwa masuk 11 pemain terbaik Liga 1 adalah target yang realistis. Ia menyadari penampilan konsisten di setiap pertandingan adalah kunci. Selain itu, ia juga ingin membantu PSIM menjaga posisi di Liga 1 dan membangun fondasi tim yang kompetitif.
“Target pribadi saya bukan hanya angka, tetapi kontribusi nyata bagi tim. Saya ingin pertahanan PSIM tetap solid dan tim bisa bertahan di kasta tertinggi,” ujarnya.
Bek tengah andalan PSIM ini menunjukkan kombinasi profesionalisme, dedikasi, dan motivasi tinggi. Meski harus menunda momen bersama keluarga, fokus pada performa dan target tim menjadi prioritas. Dengan kontribusi Yusaku, PSIM berharap mempertahankan posisi kompetitif di Liga 1, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi musim depan dengan ambisi lebih tinggi.
Baca juga: “Padatnya Jadwal Awal 2026, Pemain PSIM Tunda Liburan”