Kartu Debit Visa Jadi Target Bank Jakarta
kasihterbaru.online – Bank Jakarta menargetkan sekitar 400 ribu pengguna kartu debit Visa dalam enam bulan pertama sejak peluncuran. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan target ini sebagai bagian dari strategi transformasi perusahaan.
“Pada enam bulan pertama peluncuran, Bank Jakarta menargetkan sekitar 400.000 pengguna kartu debit Visa,” ujarnya di Jakarta, Selasa. Agus menekankan bahwa inisiatif ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan transformasi lima tahun Bank Jakarta.
Transformasi tersebut bertumpu pada tiga pilar utama: pertumbuhan ekosistem, penguatan kualitas aset dan tata kelola, serta pengembangan kapabilitas digital dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).
Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan mempermudah masyarakat Jakarta melakukan transaksi global. Kartu debit Visa dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembayaran pendidikan di luar negeri, kebutuhan ibadah umroh, hingga aktivitas bisnis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Peluncuran ini mencerminkan perubahan cara kita hidup, bekerja, dan berusaha. Jakarta bergerak menuju kota global untuk masuk 50 besar dunia pada 2030, dan pembayaran digital menjadi jembatan penghubungnya,” kata Vira.
Kartu debit Visa Bank Jakarta tersedia dalam dua varian: Visa Classic dan Visa Platinum, termasuk pilihan berbasis prinsip syariah. Kartu ini dapat digunakan untuk transaksi di jutaan merchant dan ATM berlogo Visa di seluruh dunia, baik untuk pembayaran ritel, belanja daring, maupun penarikan tunai saat bepergian ke luar negeri.
Selain itu, nasabah juga mendapat berbagai manfaat tambahan, seperti diskon bersantap di merchant pilihan dan penawaran belanja menarik di berbagai platform e-commerce, baik lokal maupun internasional.
Bank Jakarta melengkapi kartu debit Visa dengan teknologi chip EMV untuk meminimalkan risiko skimming. Selain itu, proteksi 3D Secure juga diterapkan pada transaksi daring. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah saat bertransaksi digital, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Keamanan transaksi menjadi prioritas utama kami. Dengan teknologi chip dan 3D Secure, nasabah bisa lebih tenang saat bertransaksi digital,” kata Agus Haryoto Widodo.
Pengembangan kartu debit Visa ini sejalan dengan strategi Bank Jakarta untuk memperluas inklusi keuangan dan digitalisasi layanan perbankan. Dengan integrasi ekosistem pembayaran digital, nasabah dapat mengelola transaksi keuangan secara lebih efisien.
Selain mendukung transaksi ritel dan bisnis, kartu debit Visa juga memperkuat peran Bank Jakarta dalam mendukung digitalisasi UMKM. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha di era ekonomi digital.
Bank Jakarta menargetkan implementasi transformasi ini tidak hanya meningkatkan jumlah pengguna kartu debit, tetapi juga memperkuat loyalitas nasabah melalui layanan digital yang aman dan terintegrasi.
Agus Haryoto Widodo menegaskan, “Dengan kartu debit Visa, kami berharap nasabah bisa menikmati pengalaman transaksi global yang mudah, aman, dan terjangkau, sekaligus memperkuat ekosistem digital Bank Jakarta.”
Melalui strategi ini, Bank Jakarta berupaya memastikan transformasi digitalnya selaras dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas layanan keuangan di Indonesia.