Pacific Caesar
kasihterbaru.online – Direktur Utama Pacific Caesar Surabaya, Irsan Pribadi Susanto, menilai komposisi pemain tim lebih matang dibanding musim sebelumnya.
Tim yang akan berlaga di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 memiliki keseimbangan antara pemain lokal dan asing.
“Dengan materi yang sekarang, persiapan kami akan jauh lebih matang. Karena sudah berbulan-bulan full ditangani coach Bedu dan coach Andi,” kata Irsan Pribadi saat ditemui wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Penilaian tersebut menunjukkan kesiapan tim Pacific Caesar menghadapi musim yang lebih kompetitif, baik secara strategi maupun performa individual pemain.
Salah satu keputusan manajemen yang dianggap penting adalah mempertahankan Adonnecy Joshua Bramah.
Bramah menunjukkan kontribusi signifikan pada musim lalu, dan keberadaannya di tim menjadi pilar strategi Pacific Caesar.
“Bramah tidak berpikir panjang untuk kembali bergabung karena sudah sangat betah di Surabaya,” ujar Irsan Pribadi.
Meskipun diminati tim lain, pemain asal Amerika Serikat ini memilih bertahan karena melihat potensi tim dan kenyamanan lingkungan klub.
Keputusan ini menegaskan pentingnya kontinuitas dan chemistry dalam membangun performa tim.
Baca juga: “Mauricio Souza Harap Herdman Sukses Bersama Timnas Indonesia”
Pacific Caesar juga melakukan penyesuaian pada pemain asing.
Tim mendatangkan Dino Butorac asal Kroasia dan Anthony Peacock yang sebelumnya bermain di Liga Uruguay dan Meksiko.
Langkah ini bertujuan memperkuat lini depan dan menambah pengalaman internasional di skuad.
Mayoritas pemain lokal tetap dipertahankan, meski Aven Pratama hengkang ke Kesatria Bengawan Solo.
Kerangka utama tim tetap konsisten sehingga strategi tim tidak banyak berubah, mendukung kestabilan performa.
Irsan menilai regulasi baru IBL menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Pacific Caesar.
Liga kini hanya memperbolehkan tiga pemain asing tanpa status heritage bermain bersamaan, dengan batasan salary cap.
“Kami lebih optimistis dengan komposisi tim yang sekarang untuk bisa masuk playoff,” kata Irsan Pribadi.
Format baru menuntut strategi matang, adaptasi cepat, dan peran lebih besar dari pemain lokal untuk menopang performa tim.
Bramah menyambut positif perpanjangan kontraknya dengan Pacific Caesar dan menilai tim sebagai rumah kedua.
Ia menekankan liga musim ini akan jauh lebih kompetitif karena regulasi baru.
“Liga sekarang jauh lebih kompetitif. Peran pemain lokal menjadi semakin krusial dalam menopang permainan tim,” ujar Bramah.
Bramah berharap seluruh pemain, baik lokal maupun asing, fokus sepanjang musim dan menikmati setiap pertandingan di lapangan.
Pendekatan ini diyakini meningkatkan konsistensi tim dalam meraih hasil maksimal di setiap laga.
Kesiapan tim Pacific Caesar mencakup kombinasi pengalaman pemain, adaptasi regulasi baru, dan stabilitas skuad.
Tim menekankan kerja sama coach, pemain lokal, dan pemain asing untuk menjaga performa konsisten sepanjang musim.
Dengan komposisi matang dan strategi jelas, Pacific Caesar menargetkan masuk playoff IBL 2026 sebagai pencapaian realistis.
Keberhasilan tim akan bergantung pada konsistensi, adaptasi terhadap format baru, dan sinergi pemain di setiap pertandingan.
Secara keseluruhan, Pacific Caesar menunjukkan keseriusan menghadapi musim baru dengan tim lebih matang, strategi jelas, dan fokus jangka panjang.
Langkah ini menegaskan posisi klub sebagai salah satu tim yang kompetitif dan berpotensi bersaing di papan atas IBL.
Baca juga: “Pacific Caesar Surabaya Luncurkan Tim IBL 2026”