eVitara
kasihterbaru.online – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi memperkenalkan mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) global pertama mereka, Suzuki eVitara, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Acara digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/2).
Mobil listrik ini ditawarkan mulai dari Rp755 juta untuk varian single tone dan Rp758 juta untuk pilihan two-tone. eVitara sebelumnya sempat dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, namun peluncuran resmi baru dilakukan hari ini.
Deputy Managing Director PT SIS, Donny Saputra, menyatakan, “Berdasarkan pengujian berbasis WLTP, Suzuki eVitara dapat menempuh jarak hingga 428 kilometer.”
Suzuki eVitara memiliki dimensi 4.275 mm panjang, 1.800 mm lebar, 1.635 mm tinggi, dengan jarak sumbu roda 2.700 mm dan ground clearance 180 mm. Kendaraan ini dibangun di atas platform Heartect-e, yang menggabungkan fitur keselamatan canggih dan perlindungan tegangan tinggi.
Platform tersebut juga dirancang untuk memaksimalkan ruang baterai sekaligus mengoptimalkan kemampuan kendaraan listrik. Motor listrik eVitara menyalurkan tenaga ke roda depan, dengan pilihan baterai 49 kWh yang menghasilkan 144 TK dan torsi 189 Nm, serta baterai 61 kWh yang tersedia dalam versi FWD dan AWD.
Berbagai fitur modern disematkan, termasuk ADAS Level 2, airbag, dan mode berkendara yang dapat disesuaikan. Sistem ini memungkinkan pengemudi memilih mode berkendara yang sesuai kebutuhan, baik untuk efisiensi maupun performa.
Baca juga: “Fitur Terbaru WhatsApp Cegah Pengguna dari Ancaman Siber”
Peluncuran eVitara mencerminkan tren meningkatnya minat kendaraan listrik di Indonesia. Pemerintah menargetkan 30% kendaraan baru menggunakan listrik pada 2030, didukung insentif fiskal dan pembangunan infrastruktur pengisian baterai (charging station).
Data dari Gaikindo menunjukkan penjualan mobil listrik di Indonesia tumbuh 35% per tahun, terutama di segmen SUV dan crossover, yang menjadi kategori eVitara. Keunggulan mobil listrik mencakup efisiensi energi, ramah lingkungan, dan biaya operasional lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.
IIMS 2026 berlangsung 5–15 Februari 2026 dengan skala lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Penyelenggara menargetkan total transaksi Rp8 triliun dan jumlah pengunjung mencapai 570 ribu orang. Pameran ini menampilkan beragam produk otomotif, termasuk mobil listrik, kendaraan niaga, dan inovasi teknologi transportasi.
Selain pameran, IIMS menghadirkan program edukasi dan gaya hidup otomotif, termasuk test drive kendaraan listrik, workshop teknologi, dan forum diskusi industri. Hal ini menjadi peluang bagi produsen seperti Suzuki untuk memperkenalkan produk baru sekaligus mendidik konsumen tentang kendaraan ramah lingkungan.
Peluncuran eVitara menjadi tonggak penting bagi Suzuki dan pasar kendaraan listrik di Indonesia. Mobil ini menunjukkan komitmen produsen untuk menawarkan solusi transportasi berkelanjutan dengan performa yang kompetitif.
Dengan dukungan infrastruktur pengisian baterai yang terus berkembang, dan minat masyarakat yang meningkat terhadap kendaraan listrik, eVitara berpotensi menjadi model populer di segmen SUV elektrik.
Menurut analis otomotif, keberhasilan eVitara akan mendorong produsen lain mempercepat rencana kendaraan listrik mereka, menciptakan kompetisi sehat yang menguntungkan konsumen dan lingkungan.
Secara keseluruhan, Suzuki eVitara tidak hanya menghadirkan pilihan kendaraan listrik modern, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam tren global mobil listrik.
Baca juga: “Jaecoo Ajak Pengunjung IIMS 2026 Rancang Desain SUV Listrik J5 EV”