Hanung Bramantyo
kasihterbaru.online – Hanung Bramantyo Insiden itu terjadi ketika Faisal sedang mengantar anak Hanung, Kala Madali, ke sekolah. Hanung menegaskan akan menempuh jalur hukum setelah memastikan kondisi korban.
Meski sedang menjalani ibadah umroh, Hanung tetap mengikuti perkembangan kasus.
Hanung menilai tindakan pemukulan yang dialami Faisal sebagai bentuk kesewenang-wenangan di jalan. Ia menyebut insiden itu lebih memprihatinkan karena terjadi di depan putranya, Kala Madali. Menurutnya, peristiwa itu tidak hanya melukai fisik korban, tetapi juga berdampak psikologis pada anak.
Dalam keterangannya, Hanung menyebut Faisal bukan sekadar karyawan, tetapi bagian dari keluarganya. Faisal selama ini bertugas menjaga rumah dan sering membantu mengantar anak-anaknya ke sekolah.
Langkah visum menjadi bukti awal yang penting dalam proses penyelidikan. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat seriusnya bahaya arogansi berkendara di jalan raya.
Hanung berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan agar memberikan efek jera. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan etika dan keselamatan dalam berlalu lintas, demi mencegah peristiwa serupa terulang.
Meski sedang menjalani ibadah umroh, Hanung terus mengikuti perkembangan kasus. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan Faisal, pelaku sempat mengaku sebagai “anggota” ketika massa mencoba melerai aksi pemukulan.
“Dia hanya menyebut ‘saya anggota’ tanpa jelas anggota apa.
Insiden yang terjadi di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025), tidak hanya melukai Faisal secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma bagi putra Hanung. “Kala berusaha mengabari saya. Dia tutup mata saat melewati jalan tempat kejadian,” jelas Hanung.
Kasus dugaan kekerasan di jalan raya ini menambah daftar panjang peristiwa “road rage” yang kerap terjadi di ibu kota.
Hanung menegaskan pihaknya akan tetap menempuh jalur hukum. Ia berharap aparat segera menindaklanjuti laporan agar memberikan rasa aman bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika berkendara demi mencegah peristiwa serupa terulang.