Legislator Perindo
kasihterbaru.online – Legislator Partai Perindo, Mesak Mbura, menunjukkan kepeduliannya terhadap petani dengan mendampingi panen bawang di Desa Oesao, Kupang Timur, NTT.
“Baca juga: Meningkatnya Potensi Tindak Pidana di Pilkada 2024 Sejarah dan Tren“ [2]
Dalam dialog bersama petani, Mesak mendengar keluhan utama terkait keterbatasan air bersih. Ia menekankan solusi sederhana berupa sumur bor kecil berbiaya sekitar Rp10 juta. Menurutnya, investasi tersebut mampu meningkatkan hasil panen hingga Rp30 juta. “Mereka tidak butuh sumur bor besar, cukup yang kecil. Saya akan menjembatani aspirasi mereka ke pemerintah,” jelasnya. Selain itu, ia menyoroti distribusi pupuk, alat mesin pertanian, dan obat tanaman agar tepat sasaran. Jika distribusi salah, potensi besar bawang dan hortikultura Kupang akan sulit berkembang.
Mesak menegaskan bahwa tugas wakil rakyat tidak hanya duduk di kantor, melainkan hadir langsung mendengar kebutuhan masyarakat. Sebelumnya, Mesak membantu petani Babau membangun jembatan darurat agar akses pertanian lebih mudah. Ketua DPP Partai Perindo Bidang Pedesaan Firda Riwu Kore mengapresiasi langkah Mesak yang sejalan dengan visi partai, yaitu menghadirkan solusi nyata bagi rakyat. Komitmen ini menjadi upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Kupang.
Partai Perindo menegaskan konsistensinya dalam mendorong kader dan legislator untuk menghadirkan program nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada aspek sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal. Kebijakan tersebut mencakup peningkatan ekonomi masyarakat desa, kemudahan dalam kegiatan usaha, hingga pemerataan akses pendidikan. “Membangun desa berarti membangun manusia di dalamnya. Pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Komitmen Perindo ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menekankan penguatan desa sebagai basis pertumbuhan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kontribusi sektor pertanian dan usaha kecil di desa masih menjadi penopang ekonomi mayoritas rumah tangga Indonesia. Karena itu, fokus pada pendidikan dan pemberdayaan diyakini mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih mandiri. Dengan langkah ini, Perindo berharap dapat menghadirkan perubahan nyata sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat desa di tengah tantangan global.
“Simak juga: Mengungkap Dampak Mengejutkan Alergi Susu Sapi pada Anak“ [4]