BAndara
kasihterbaru.online – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat sebanyak 10,20 juta penumpang melintas di 37 bandara yang dikelola selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Angka ini relatif stabil dibandingkan Nataru 2024/2025 yang mencapai 10,24 juta penumpang.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyebut puncak arus keberangkatan terjadi pada 24 Desember 2025 dengan 543 ribu penumpang, dan 28 Desember 2025 mencapai 531 ribu penumpang. Sementara arus balik tertinggi tercatat pada 4 Januari 2026, mendekati 560 ribu penumpang.
“Sepanjang Nataru 2025/2026, InJourney melayani total sekitar 76 ribu penerbangan, termasuk 2 ribu penerbangan tambahan,” ujar Pahlevi dalam siaran pers di Jakarta, Senin.
Lima bandara dengan jumlah penumpang tertinggi antara lain:
Pahlevi menambahkan, utilisasi slot time di seluruh bandara mencapai hampir 90 persen, meningkat dibanding periode Nataru 2024/2025 yang 84 persen. Optimalisasi ini dilakukan berkat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara.
Baca juga: “BI Harap Tapal Kuda Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”
Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, menekankan pentingnya inovasi layanan selama periode peak season. Beberapa inisiatif utama meliputi:
“Kedua inovasi ini menjaga standar pelayanan tetap tinggi saat periode Nataru yang padat,” jelas Syahir.
Selain itu, InJourney menghadirkan desain tematis Nataru serta aktivitas On Ground Activation untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh bandara. Pihak manajemen menegaskan inovasi ini akan diterapkan berkelanjutan di semua bandara yang dikelola.
InJourney resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 di 37 bandara pada 4 Januari 2026. Posko ini bertugas selama 20 hari untuk memonitor operasional dan pelayanan.
Penutupan posko menandai berakhirnya pemantauan angkutan Nataru, sekaligus menjadi momen evaluasi kinerja bandara. “Kami akan terus memperkuat inovasi layanan dan sistem monitoring agar pelayanan lebih optimal di masa mendatang,” tambah Pahlevi.
Dengan keberhasilan pengelolaan Nataru 2025/2026, InJourney menegaskan komitmen pada pelayanan cepat, aman, dan nyaman. Optimalisasi operasional dan inovasi layanan akan menjadi fokus untuk menghadapi periode padat penumpang di masa mendatang, termasuk Idul Fitri dan libur nasional lainnya.
“Kami berupaya menjadikan setiap bandara sebagai gerbang layanan publik yang prima, mendukung mobilitas nasional sekaligus pengalaman penumpang yang berkesan,” tutup Syahir.
Baca juga: “Cara BUMN Hotel Menyambut 2026 di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera”