O’Neil
kasihterbaru.online – Gary O’Neil resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Strasbourg setelah Liam Rosenior hengkang ke Chelsea. Pengumuman ini disampaikan klub melalui laman resmi pada Kamis.
O’Neil menyatakan kegembiraannya bisa bergabung dengan klub Prancis tersebut. “Saya bangga bisa bergabung dengan klub luar biasa ini dan tidak sabar memulai tugas baru,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya sejarah, gairah, dan dukungan para suporter Strasbourg.
“Saya ingin bekerja keras bersama tim untuk mencapai kesuksesan dan memastikan permainan atraktif bagi para pendukung,” tambah O’Neil. Ia juga menegaskan fokusnya pada target ambisius musim ini.
Sebelum bergabung dengan Strasbourg, O’Neil tidak menangani klub sejak dipecat Wolverhampton Wanderers pada Desember 2024. Ia sempat terlibat pembicaraan untuk kembali ke Molineux pada November 2025, namun mengundurkan diri sebelum Rob Edwards akhirnya ditunjuk.
O’Neil memiliki pengalaman pelatihan di Liga Inggris bersama Bournemouth musim 2022–23. Selama periode tersebut, ia berhasil membantu klub terhindar dari degradasi sebelum digantikan Andoni Iraola.
“Pengalaman saya di Bournemouth mengajarkan banyak hal tentang tekanan dan pentingnya manajemen tim yang efektif,” ujar O’Neil.
Strasbourg dan Chelsea merupakan klub saudara yang sama-sama dimiliki oleh konsorsium BlueCo, kepemilikan Todd Boehly dan Clearlake Capital. Hubungan ini memudahkan transfer staf dan kolaborasi antar klub. Pergantian Rosenior ke Chelsea menegaskan strategi pengembangan talenta dan staf yang terkoordinasi.
Strasbourg saat ini menempati peringkat ketujuh Liga Prancis. Klub belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, menambah tekanan bagi O’Neil. Pertandingan pertamanya dijadwalkan melawan Avranches dari divisi empat Prancis pada Piala Prancis, Sabtu (10/1).
“Ini merupakan kesempatan bagus untuk mengenal tim dan mengimplementasikan filosofi permainan saya,” kata O’Neil. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam latihan dan pertandingan untuk membalikkan performa klub.
O’Neil menegaskan bahwa skuad Strasbourg memiliki kualitas tinggi. Prioritasnya adalah memaksimalkan potensi pemain dan menjaga keseimbangan antara performa tim dan pengembangan individu.
“Kami memiliki target jelas, dan saya ingin para pemain memahami peran mereka serta bermain dengan percaya diri,” kata O’Neil. Dukungan staf pelatih dan koordinasi dengan manajemen klub menjadi kunci pencapaian target musim ini.
Dengan penunjukan O’Neil, Strasbourg berharap mampu memanfaatkan pengalaman manajerialnya untuk memperbaiki posisi di Ligue 1 dan bersaing di ajang domestik maupun Eropa. Hubungan erat dengan Chelsea juga memberikan keuntungan strategis, baik dalam pertukaran informasi maupun potensi transfer pemain.
O’Neil membawa optimisme bagi para penggemar Strasbourg. Keputusan awalnya dalam pertandingan Piala Prancis akan menjadi penentu kemampuan adaptasi dan implementasi taktiknya. Klub berharap kombinasi pengalaman dan visi O’Neil mampu mengembalikan performa positif dan konsistensi di liga.