Will Courtenay
kasihterbaru.online – Mantan kepala analis strategi Red Bull, Will Courtenay, resmi bergabung dengan McLaren untuk musim Formula 1 2026. Ia akan menjabat sebagai Direktur Olahraga, posisi yang strategis untuk mengembangkan tim berjuluk Pepaya.
“Pengalamannya, profesionalisme, dan gairahnya dalam olahraga motor membuat dia kandidat ideal untuk memimpin fungsi olahraga F1,” kata Kepala Tim McLaren, Andrea Stella, Selasa. Courtenay diharapkan menjadi kunci dalam menjaga konsistensi performa tim, sekaligus mendukung Lando Norris dan pembalap McLaren lainnya meraih kesuksesan di musim mendatang.
Courtenay menghabiskan lebih dari dua dekade di Red Bull Racing sejak debut tim di Formula 1 pada 2005. Ia menghabiskan 15 tahun terakhir sebagai Kepala Strategi Balapan, berperan penting dalam sejumlah kemenangan tim yang mendominasi era modern F1.
“Setelah 22 tahun di Red Bull Racing, saya senang memulai tantangan baru dengan bergabung ke McLaren sebagai Direktur Olahraga,” ujar Courtenay. Pengalaman panjangnya dalam mengelola strategi balapan dan tim membuat Courtenay memiliki reputasi yang solid di dunia Formula 1.
Keahliannya tidak hanya dalam perencanaan balapan, tetapi juga manajemen tim teknis dan koordinasi lintas departemen, aspek penting untuk tim yang ingin bersaing di papan atas.
Di McLaren, Courtenay akan bekerja sama kembali dengan Rob Marshall, mantan rekan di Red Bull, yang kini menjabat sebagai Kepala Desain sejak 2024. Kolaborasi ini diyakini akan memperkuat hubungan antara aspek teknis dan strategi tim, sehingga memaksimalkan potensi mobil dan performa pembalap.
“Sekarang saya berharap menetapkan peran dan tim baru saya, sekaligus membangun banyak hubungan baru. Tujuan saya adalah membantu McLaren melanjutkan kesuksesan di tahun-tahun mendatang,” tambah Courtenay.
McLaren berhasil meraih kesuksesan signifikan pada musim 2025 dengan mengawinkan gelar tim konstruksi dan keberhasilan Lando Norris meraih gelar juara dunia. Courtenay diharapkan mampu mempertahankan momentum ini, sekaligus meningkatkan konsistensi performa tim di setiap balapan.
“Keberadaan Courtenay memberikan perspektif baru dan pengalaman yang sangat dibutuhkan, terutama saat kami bersiap menghadapi kalender F1 yang semakin kompetitif,” ujar Stella. McLaren juga tengah fokus memperkuat strategi pit stop, pemilihan ban, serta manajemen risiko di lintasan untuk mengoptimalkan hasil balapan.
Kedatangan Courtenay dipandang sebagai langkah strategis McLaren untuk menghadapi tekanan persaingan ketat di era F1 modern. Pengalaman 22 tahun di Red Bull memberikannya pemahaman mendalam tentang strategi kemenangan, adaptasi teknologi, dan pengelolaan tim yang efisien.
Selain itu, keahlian Courtenay di bidang strategi balapan akan membantu McLaren lebih cepat merespons perubahan kondisi lintasan, serta memaksimalkan peluang poin di setiap Grand Prix. Kehadirannya juga diharapkan meningkatkan moral tim dan menciptakan sinergi antara teknisi, pembalap, dan manajemen.
Dengan Courtenay sebagai direktur olahraga, McLaren menegaskan komitmen untuk terus berada di papan atas Formula 1. Kombinasi pengalaman, strategi balapan yang matang, dan manajemen tim yang solid diharapkan menjadi fondasi keberhasilan jangka panjang.
Musim 2026 akan menjadi ujian pertama Courtenay dalam peran barunya. Semua pihak berharap kolaborasi antara strategi dan desain mobil bisa membawa McLaren bersaing konsisten di posisi teratas klasemen, sekaligus menantang dominasi rival-rival utama di F1.